Langsung ke konten utama

Flat Earth vs Globe Earth

Actually your opinion is also based on your imagination and your group. People have been contemplating about the conditions in which we live and breathe.
Regarding the presence of a flat earth to the earth of the ball is actually a balancing knowledge. About where is right, each one has a sharp argument and strengthens the basis following it.
In my opinion this is actually enrich the repertoire of existing scholarship. Unlocking new possibilities and will add the best value to knowledge. And develop an exploration of greater science. And our imaginations will all be more outgoing and more objective than mere subjective.
Earth ball that has been there illustrates the absence of the divine factor, because it elevates knowledge to the limit that continues until no vertical limit that will eventually eliminate the side as a human. While the Flat Earth highly appreciate the wider knowledge, horizontal direction and open the gap to get closer to the divine factor that becomes the axis of religious values ​​in humans. On this subject certainly depends on our choice .. no longer able to intervene about this belief. This is one of the rights of all of us.
If someone begins to give a stupid and absurd space, it will also be bought by the alleged being a fool as well. This becomes a psychological battle on all contrary human reason. Who is the winner? Surely the smile that will win!

Sebenarnya pendapat yang anda juga berdasarkan imajinasi anda dan kelompok anda. Sedari dulu orang sudah mempertentangkan tentang kondisi tempat di mana kita hidup dan bernafas.
Mengenai hadirnya bumi datar terhadap bumi bola sebenarnya adalah pengetahuan yang sedang menyeimbangkan. Tentang dimana yang benar, masing masing punya argumentasi yang tajam dan memperkuat dasar mengikutinya.

Menurut saya hal ini justru memperkaya khasanah keilmuan yang ada. Membuka celah kemungkinan yang baru dan justru akan menambah nilai terbaik bagi pengetahuan. Dan mengembangkan penjelajahan akan ilmu yang lebih besar lagi. Dan imajinasi kita semnua akan lebih keluar dan lebih obyektif daripada subjektif semata.

Bumi bola yang selama ini ada menggambarkan ketiadaan faktor illahiyah, karena meninggikan ilmu hingga batas yang terus hingga tanpa batasan secara vertikal yang akhirnya akan melenyapkan sisi sebagai manusia. Sedangkan kaum Bumi Datar sangat menghargai ilmu yang lebih luas, arah horisontal dan membuka celah untuk mendekatkan diri pada faktor illahiyah yang menjadi poros nilai religi pada manusia. mengenai hal ini tentu tergantung pilihan kita masing masing.. tidak lagi bisa campur tangan mengenai keyakinan ini. Ini salah satu hak hidup kita semua.

Jika seseorang mulai memberikan ruang bodoh dan tak masuk akal, pasti juga akan di beli oleh yang dituduhkan menjadi orang yang bodoh juga. Ini menjadi pertempuran psikologis pada semua akal manusia yang bertentangan. Siapa pemenangnya? tentu yang tersenyumlah yang akan menang ! :-)

Komentar